Lifestyle Blogger || Food Preparation For Ramadhan Kareem




Didaulat (kembali) oleh Co-hub
“Kak, kira kira kakak bisa isi kelas di program online class nya Cohub Co-working space?” Dyah, markomnya Cohub nge-chat. Terus terang saya excited. Setelah kemarin diberi kesempatan untuk mengisi program surprise corner nya Cohub, kali ini alhamdulillah diberi kesempatan kolaborasi kembali dalam bentuk yang lain.


Saya langsung menyambut baik tawaran tersebut walaupun belum deal mau menyampaikan materi apa. Hahahahha kebayangnya mau masak masak-an. Tapi kok ya rempong beud. Aku meminta waktu dengan Dyah untuk mikir sebentar. AHA!! Voila!  Akhirnya aku dapet ide dan langsung chat Dyah untuk konfirmasi. “Food Preparation For Ramadhan Kareem” aja Dyah. Mudah-mudahan ada manfaatnya buat ibu ibu yang kehabisan ide di rumah. Akhirnya Dyah setuju dan terjadilah kelas online itu tepat di Hari Kartini 21 April 2020. Untuk menerima kelas itu, aku harus merelakan salah satu kelas mahasiswaku untuk digeser. Hehhe Alhamdulillah anak anak memahami. Menurut Dyah, yang daftar banyak sampai harus distop. “Bikin konten memasak lah kak di youtube “, kata Dyah. “Insyaallah Dyah. Semoga wangsit segera datang”,jawabku waktu itu. Hahahah….

21 April 2020, listrik padam, persiapan kelas online penuh drama
Semua persiapan sudah dilakukan. Bahan-bahan sudah disediakan. Selain sharing  soal food preparation, aku berencana akan praktek membuat sambal stok sederhana sambal merah dan sambal hijau serbaguna. Eh, ndalalah listrik padam mulai pukul 09.00 pagi. “Biasanya lama lah kalau udah gini” kata bu Siti. Aku langsung kebat kebit. Y, walaupun kelas online ini gawean Cohub, aku ingin melakukan yang terbaik aja. Mulai menyiapkan slide power point aja semangat bingit. Jam berjalan teru. Hingga pukul 12.00 wib litrik tak juga menyala. Akhirnya aku menelepon Cohub minta masukan. “Kakak ngungsi aja ke Cohub kak. Bisa???”
Kelas  online berjalan lancar  alhamdulillah

Akhirnya aku pindahan online  di Cohub. Kenapa?? Listrik padam otomatis wifi di rumah ikut padam. Masalahnya HP semua lowbatt  belum sempat nge-charges. Laptop juga lowbatt karena malamnya dipakai ngedit. Ya, salam. Lengkaplah sudah penderitaan. Aku terpaksa ngambil plan B. Sharing tanpa praktek masak. Ngobrol puooool.. Alhamdulillah gak ada peserta yag complain sehingga kelas berjalan kondusif tanpa kendala. Selanjutnya aku share beberapa slide yang menurut aku penting dari materi power point kemarin aja yah...



Seperti apa Food Preparation Ala aku?

Food Prep yang aku jalani poinnya ada pada penetapan budget  dan menyusun jadwal menu. Ini adalah jantung food preparation  menurutku karena jika beres dalam menetapkan budget  pastinya kita terhindar dari kemubaziran dan jika menu sudah disusun di awal kita terhindar dari kebingungan maha karya saat di dapur hahahah.

Kadang aku ingin menyimpan bahan makanan dalam keadaan mentah

Kadang menyimpan dalam keadaan matang dan dengan wadah eye catching hehhe
Bagaimana aku menyimpan bahan makanan di kulkas?

Karena kulkas yang sekarang kami pakai di rumah ukurannya kecil, sekarang aku menyimpan bahan makanan di dalam plastik agar muat semua menu di kulkas. Lagipula, plastik tetap tidak boros karena bisa dipergunakan berulang ulang dengan mencuci dan menjemurnya hingga keriing secara alami. Alhamdulillah mengfhemat budget.
ukuran freezeer juga kecil sehingga mesti ada strategi khusus dalam menyimpan.
Urutan penyimpanan dala kulkas berdasarkan urutan dalam jadwal menu yang sudah ditetapkan. Yang disusun paling belakang adalah menu yang urutan paling akhir ya..
Plastik bisa dicuci dan bisa dipakai berkali-kali


                         
                     Bahan makanan dibungkus untuk porsi sekali masak agar tidak menyebabkan bakteri menempel jika dibuka berulang kali







Aku sudah menyimpan dalam masing masing bungkusan bahan makanan yang akan dimasak 
sesuai takaran agar tidak sibuk ketika ingin memasak.


Menyimpan bahan makanan kering.

Bahan makanan kering juga gak kalah penting di rumah kami. Anak -anakku bukan bukan komunitas pemakan nasi garis keras. Mereka akan lebih membutuhkan snack. Jadi aku merasa perlu menyediakan pasokannya juga di rumah. Tapi tetap semua harus teratur penyusunannya. Ini kembali lagi berkaitan dengan budget agar tetap terkontrol dan tidak berlebihan. Kami sudah menetapkan budget belanja mingguan dan patuh dengan budget yang telah ditetapkan.

Semua persediaan bahan makanan di rumah kami adalah tanggung jawab Syaffa pencatatannya sehingga tidak over budget belanja. Kami hanya menambah bahan yang sudah habis.


Tips sederhana dalam Food Preparation

1. Menyimpan ayam

Ayam direbus terlebih dahulu untuk membuang lemak. kemudian baru dipacking dalam plastik atau wadah sesuka hati. 

2. Memilih cabe yang baik dan menyimpan cabe.
Cabe merah yang tahan lama adalah yang padat dan berkilat dari ujung hingga ke pangkal. Simpan cabe dalam keadaan kering. Boleh dengan melapisi wadah atau  dengan tissue untuk menyerap uap air dingin dari kulkas. Masukkan dua siung bawang putih agar cabe tahan lama.

3. Meyimpan sayur 
Sayur adalah salah satu bahan yang rada sulit disimpan karena rentan busuk dalam waktu singkat. Kalau ingin menyimpan sayur dalam keadaan mentah, aku menyimpannya dalam keadaan kering. dilapisi kertas atau tissue. Jangan melapisi dengan koran karena tintanya berbahaya. Kadang, aku menyimpan sayur dalam keadaan setengah masak. caranya adalah : didihkan air yang dibubuhi garam secukupnya. Setelah mendidih, masukkan sayur dan angkat dalam hitungan 1 menit. Setelah satu menit angkat sayur dan masukkan ke dalam es. setelah itu tiriskan dan setelah kering masukkan ke dalam wadah.






Referensi Menu Ramadhan ala aku

Ramadhan 1 :
Sahur  : 
- Rendang - Rebusan - Terasi - Teh manis panas
Berbuka :
-Es timun selasih  sirup melon - risol

Ramadhan 2 :
Sahur  :
Nila asam manis-acar timun nenas - blackcurrant tea (cap kepala jenggot)
Berbuka :
Nenas potong - es buah - bakwan sayur

Ramadhan 3 :
Sahur :
Sambal hati kentang - tumis kangkung - kerupuk
Berbuka :
Tahu goreng selada kecap - ayam goreng lengkuas - teh manis cincau

Ramadhan 4 :
Sahur :
Gulai ayam - tumis kacang panjang - tahu kering telur puyuh - teh jahe sere
Berbuka :
Bubur kacang hijau - teh manis panas

Ramadhan 5:
Sahur :
Chicken wing - brokoli dan wortel rebus - teh manis panas
Berbuka :
Bubur candil pelangi - es jagung

Ramadhan 6 :
Sahur :
Ikan dencis sambal - gulai kacang panjang dan terung telunjuk -opak - teh apel
Berbuka :
Mihun goreng - telur mata sapi -thai tea

Ramadhan 7 :
Sahur :
Rendang - acar timun - kerupuk - teh manis
Berbuka :
Risol ayam - es longan cincau


Ramadhan 8 :
Sahur :
Udang sambal kentang - oseng kacang panjang telur puyuh - teh manis panas isi selasih
Berbuka :
Brownies - Burger roti pelangi - Nutrisari panas

Ramadhan 9 :
Sahur :
Nila goreng - tahu goreng kremes-  sambal kecap - lalapan
Berbuka :
Kebab - lumpia kulit tahu - matcha dingin

Ramadhan 10 :
Sahur :
Telur sambal - capcai brokoli- jeruk panas
Berbuka 
Soto ayam - perkedel kemasan - es buah



Oke moms... untuk jadwal menu selanjutnya akan saya tulis di artikel selanjutnya ya.....
Jika ada yang ingin memberikan masukan silahkan tulis di kolom komentar ya...
Semoga bermanfaat


Catatan :
Bumbu untuk seluruh menu sudah dibuat untuk 1 bulan H-2 Ramadhan kemudian dimasukkan dalam toples per- sekali masak untuk mempermudah.








30 komentar:

  1. Wuah Henny jadi paham gimana caranya ayam bisa tahan lama. Jadi semangat deh untuk bisa merencanakan menu di masa depan. Hihi ... Terima kasih sharingnya.

    BalasHapus
  2. Jgn bikin bumbu sendiri lah,, itu berat, biar kami saja

    BalasHapus
  3. Food preparation membantu hemat budget dan hemat waktu.
    Kalau nggak ada kulkas, buat anak kost gimana preparationnya kak?
    Kalau buat sehari banyak pilihan. Kalau buat jangka beberapa hari gimana kak? pilihan ini lebih sering beli kentang dan jipang untuk sayuran yang bisa tahan beberapa hari.

    BalasHapus
    Balasan
    1. oke nanti kita share di tulisan terpisah yaaa insyaallah

      Hapus
  4. Aku kl liat bahan makanan ini sukak kali. Apalagi dah di rapih2 kan. Jd tinggal di eksekusi huhu
    Inspiring ini mah 👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bang ringkes di dapur. selamat mencoba ya bang hehhe

      Hapus
  5. food prep yg dri kpn tahu belom dibuat2. bentukan kulkas jd tak semenarik punya org2. hahaha. tfs kak. insyaAllah bakal bsa nerapinnya

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Keren banget kak sika ini, ngefood preparationnya lengkap banget. aku juga nerapin tapi gak sampe sedetail ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sekalian pembelajaran buat syaffa ammar mak. Biar jadi kebiasaan. hehe awak dari kecil dibiasakan orang tua seperti ini.

      Hapus
  8. Tipsnya lengakap dan detail bangat.
    Sampai menu sahur dan buka puasa juga ada...

    BalasHapus
  9. Yeayyy can't waiiit the next post, Kak Siska! Keren x kk satu ini ya, ngajar oke masak-memasakpun oke. Btw bener tuh Kak, jantung food prep itu penetapan budget dan menyusun jadwal menunya yaa... lgsg eksekusi sambal ati kentang. Kadang kl gak nyusun menu, kelupaan apa2 aja yg enak dibuat n disukai org2 serumah hehe. Tfs Sis

    BalasHapus
    Balasan
    1. kami yang gak sukanya kalau gak dirancang berpotensi mubazir. membeli yang gak perlu ini sedih kali pas membuangnya.. hiks

      Hapus
  10. Kalo foodprep aku lepas tangan kak.. kurasa gak cukup waktuku kak..

    Tapi Alhamdulillah inspirasi menu kakak sampe Ramadhan 10 berguna banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. siyap ica.. insyaallah nanti bisa dishare menu lainnya hingga akhir ramadhan yaaa

      Hapus
  11. Kayaknya isi kulkas yg tertata rapih itu semacam impian para ibu2 ya. Tp selain memudahkan utk nyiapin menu makanan, liatnya jg adem gt kak hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya nyarinya gak bingung. gak lucu kan kehilangan jahe pas mau numis hahahah lalap

      Hapus
  12. Aku pikir food preparation itu keahlian khusus karna setiap aku melakukannya selalu gagal ada yang gak dibelilah atau malah beli yang gak dibutuhkan jatuhnya dibuang. Salut deh sama kakak. Good job. Saya ingin ikut kelasnya kalau ada kesempatan mendatang

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahah sama aku juga kak yanti.
      aku food prep juga gitu.
      dan memang jarang sih.

      yang enaknya mbak siska ini, anggota keluarganya gak harus makan nasi, jadi gak pusing mamak menggule aja tiap hari.

      anak-anak awak pun udah awak biasain gak harus makan nasi. tapi bapaknya masih belum terbiasa.
      kalo bisa makan yang non nasi, kan memudahkan besok2 sapa tau ada rezeki belajar or tinggal di luar negeri, tak payah lah tak harus cari nasi, hidup juga makan roti ya kan

      Hapus
    2. hahahah tapi mungkin karena membiasakan diri aja kak. 21 hari aja kita lakukan insyaallah biasa jadinya. tapi tetep bisa dilakukan sama siapa aja kok hehhe.. pekara gule menggule dulu awak gitu kak tapi orang di rumah awak dibelajarkan cukup seminggu aja hari ke 8 udah biasa orang tu hahha

      Hapus
  13. Awak suka kali sama food preparation nya kak.
    Dan salah satu kunci keberhasilan untuk menerapkan ini adalah kulkas yang memadai ya kak selain kegigihan juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kulkas kk kecil siska maka itulah harus pas. hehehe.. kan kmrn kami program pengencangan ikat pinggang segala sisi karena sesuatu dan lain hal hahahaha

      Hapus
  14. Food prep nya keren. Memaksimalkan stok dengan kondisi penyimpanan minimalis. Tertarik ama kartu stok nya itu loh kak. Jadi teringat stok gudang di kantor yg dimaintain kayak gini juga. Keren kak sis..

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh di kantor gak pake sistemkah dev? iya buat belajar syaffa ammar. Udah kebiasaan juga. kalau kekgitu tinggal liat catatan pas belanja soalnya tempatnya terbatas.

      Hapus
  15. semakin rapi isi kulkas masaknya semakin semangat wkwkwk itu brrti udh ditempelin gitu di sayurnya buat pertanggal brp ya kak sis?

    BalasHapus
  16. bukan tanggal sa tapi judul sayur. jadi sayur manis udah satu paket, sayur asem udah satu paket, gule kacang panjang sepaket, jadi pas mau masak gak sibuk nakar lagi itu udah pas untuk porsi 4 orang makan harus pas biar gak berlebih males hahah

    BalasHapus