Mie Ayam Jamur Haji Mahmud, Tak sekedar Legenda




Pelanggan sekaligus pengagum


“Ma.. kita ke Haji Mahmud yok,” pinta anak Saya sepulang sekolah kemarin. Mereka memang cukup penat beberapa minggu belakangan karena harus mempersiapkan diri untuk ujian semester di sekolah dan tempat mengaji. Saya memang mengajari mereka untuk mengapresiasi kerja keras diri sendiri.  Karena jika sudah mampu menghargai diri sendiri insyaallah akan mudah menghargai orang lain.
Bentuk reward buat diri sendiri ini bisa beda beda tergantung kesenangan.  Bisa jalan jalan, bisa membeli buku yang disenangi, bisa minum kopi,  bahkan bisa pergi makan  makanan istimewa yang digandrungi keluarga. Seringnya sih kami pergi makan heheheh.. Dan makan di mie ayam jamur Haji Mahmud ini salah satu kesukaan anak saya. Mereka sangat doyan mie. Jujur, emaknya juga hahahahah…





Mie itu asalnya dari mana sih? Kenapa enak sekali…
Soal sejarah mie ini sebetulnya masih banyak perdebatan. Ada yang bilang asalnya dari Mediterania, ada yang bilang dari Timur Tengah, ada juga yang mengatakan dari China. Namun, Mimi Romitriasih tahun 2018 pernah menuliskan bahwa di tahun 2005, arkeolog menemukan mie tertua di China yang usianya sekitar 4000 tahun.  Mie tersebut berasal dari Dinasti han Timur abad ke 2 Masehi. Woooow sudah lama sekali ya.
Bagi masyarakat China, mie ini simbol umur panjang, maka menu ini selalu hadir dalam acara perayaan ulang tahun karena dianggap sangat penting. Pada akhirnya makanan ini berkembang ke berbagai belahan negara lain dibawa arus perdagangan hingga sampai pada hari ini.   Secara tekstur dan bentuk,  mie di setiap negara juga berbeda-beda. Selain enak, mie ini juga tergolong makanan yang lengkap kandungan gizinya diantaranya karbohidrat dan protein. Terutama mie ayam yang juga bergizi dari sayuran  dan jamur yang menjadi pelengkap.

Jadi Pelanggan Mie Ayam Jamur Haji Mahmud sejak kecil, hingga punya si kecil.
Akhirnya kami sekeluarga jadi ke Mie Ayam Melegenda Haji Mahmud, begitu kami biasa menyebutkannya. Anak –anak udah kebayang sate kerang dan mie ayam jamur. Kalau sedang meng-entertaint  anak anak seperti ini Saya suka teringat masa kecil bersama ayah ibu juga sering makan mie ayam ini. Walau dulu suasananya berbeda.  Ya.. Jauh sebelum Saya membawa anak-anak ke sini, Saya kecil bersama almarhum adik saya juga sering diajak almarhum ayah ibu makan mie Mahmud.
Mie Ayam Jamur (MAJ) Haji Mahmud ini, telah ada sejak tahun 1988. Dulu di awal bisnisnya, mie ayam ini dijual gerobakan. Namun, karena rasa yang terkenal enak,  Saya pribadi sangat kagum dengan perkembangan usaha ini yang semakin hari semakin pesat.  Saat masih anak anak, kami sekeluarga kesulitan menemukan kuliner halal di Medan berupa mie sebab rata rata di Medan, pedagang mie ini adalah non muslim sehingga daging yang disajikan tidak memungkinkan dikonsumsi oleh umat Muslim. Di tahun 1990, MAJ tidak lagi beropersai dengan gerobak tetapi sudah di outlet. Alhamdulillah akhirnya bisa merasakan nikmatnya mie ayam yang halal di sini hingga hari ini di otlet tetapnya yang sangat besar sejak tahun 2000 di Jl. Abdullah Lubis nomer 57/71 Medan. Selain Outlet utama ini, MAJ Haji Mahmud juga memiliki 5 cabang lain sebagai berikut :
1.       Carefour Citra garden
2.       Transmart Carefour  Plaza Medan Fair  lt.1
3.       Amaliun Foodcourt
4.       D’Loft Thamrin Plaza
5.       Jl. Tapir Raya, Jababeka, Cikarang, Bekasi.
MAJ H. Mahmud juga sering bisa ditemukan di berbagai pameran dan exhibition besar di Medan. Mulai tahun 2018, MAJ Haji Mahmud mulai Go Nasional, keren sekali kan…         
Tak heran jika mie ayam ini melegenda, karena enak dan bersih. Saat ini, MAJ Haji Mahmud juga menawarkan kemitraan dan waralaba buat orang orang yang mau memulai bisnis tetapi gak mau repot. Caranya mudah sekali, silahkan menghubungi nomer kontak bidang kemitraan di 085270933386 kemudian tim MAJ Haji Mahmud akan melakukan survey, jika sudah deal akan mengurus MOU, kemudian bisa langsung eksekusi. Mudah kan?

Menu andalan Mie Ayam Jamur Haji Mahmud
Kenapa kami sekelurga senang sekali makan disini? Karena disini paketnya lengkap. Menu makanan yang disediakan mulai makanan berat hingga cemilan. Jadi ritual makan bersama keluarga besar gak mengalami kendala karena semua orang bebas memilih menu. Harga yang di tetapkan juga relatif tidak terlalu mahal untuk ukuran makanan enak.
Malam itu, Saya seperti biasa jika mampir kesini memesan Mie Ayam Jamur Spesial yang harganya hanya Rp. 22.727,- per- porsi ditambah tahu bakso 4 buah dimana harga perpotongnya Rp. 3.636,-. 
Menu Andalan Saya : Mie Ayam Jamur Spesial
Tahu Bakso Kesukaan

Kakak pelayan meletakkan dua piring sate kerang ditambah aneka kerupuk. Kami langsung menyerbu makan kerang hahaha… langsung habis dua piring. Hehehe.. 
Sate Kerang

Karena penyuka teh manis garis keras, saya selalu memesan teh manis panas untuk minumannya. Anak-anak kali ini memesan menu steak chicken double  seharga Rp. 25.455,- ditambah minuman milo dingin. Papanya memesan mie ayam pangsit jamur goreng yang porsinya cukup besar menurut saya beserta teh manis dingin. Padahal masih banyak minuman recommended yang tersedia seperti dalam gambar menu di bawah ini : 


Sumber : Mie Ayam Jamur Haji Mahmud

Satu lagi yang membedakan mie ayam jamur Haji Mahmud dengan yang lainnya adalah mie nya. Mie disini adalah mie homemade bukan pabrikan yang dibeli di luar. Semua mereka produksi sendiri. Rasanya juga beda. Saya penyuka mie yang teksturnya agak kenyal dan tidak hambar. Sebab, saya mengkonsumsi mie ayam tidak dengan kuahnya melainkan hanya ddiberi kecap dan saos saja sudah nikmat luar biasa. Ditambah tahu bakso yang juga rasanya juara membuat ketagihan.
 
Porsinya cukup besar

Fasilitas Lain di Mie Ayam Jamur Haji Mahmud.
Selain makanan yang pas di lidah, menu yang lengkap, lokasi yang strategis, tempat parkir yang cukup memadai, petugas parkir dan pelayanan yang ramah adalah alasan alasan kami sekeluarga sering menjatuhkan pilihan di MAJ Haji Mahmud.
Pelanggan juga dimudahkan dengan adanya musholla, wastafel, toilet bahkan aula. Saya beberapa kali berkesempatan memakai aula MAJ Haji Mahmud secara gratis bersama komunitas. JIka diantara pembaca ada yang berkeinginan memakai tempat secara gratis di MAJ Haji Mahmud silahkan chat ke nomer 082304663699. Fasilitas yang bisa dinikmati terkait aula adalah full AC, flip chart, sound system dan infokus.  Fasilitas ini sangat membantu untuk kelas kelas berskala kecil dan MAJ Haji Mahmud dikenal  telah banyak juga  mensupport berbagai pelatihan.
Oh iya, selain pemakaian aula secara gratis, MAJ Haji Mahmud juga memungkinkan di reserve  secara VIP dengan tarif Rp. 150.000 /3 jam di hari Senin hingga Kamis atau transaksi Rp. 1.000.000 diberikan fasilitas gratis pemakaian ruangan selama 3 jam. Untuk hari Jum’at sampai Minggu tarif yang berlaku Rp. 300.000/3 jam atau transaksi Rp. 1.500.000 akan diberikan fasilitas gratis pemakaian ruangan selama 3 jam.
 
Bersih, nyaman dan ramah keluarga
Anniversary ke 31 Penuh Berkah
MAJ Haji Mahmud Berbagi 3100 nasi kotak
Saat kami sedang makan di MAJ Haji Mahmud kami melihat ada susunan nasi kotak yang sangat banyak di meja sedang di packing oleh petugas. Iseng, selesai dari toilet, Saya bertanya akibat kepo  tingkat dewa hahaha….
“Kak, banyak amat nasi kotaknya, ada yang order ya kak?”
Kakak tersebut senyum sambil menjawab, : “Enggak kak, dalam rangka hari ulang tahun MAJ Haji yang ke – 31 kami membagikan 3100 nasi kotak ke orang orang yang membutuhkan kak.”
Wooow.. Saya sungguh terpana. Setidaknya terjawab sudah resep kunci mengapa restoran ini begitu melegenda hingga saat ini. Menurut Saya, selain kelebihan yang sudah dipaparkan di atas, sedekah yang tak putus inilah salah satu kunci suksesnya. Sebelumnya Saya pernah mengetahui bahwa setiap Hari Jumat MAJ selalu berbagi ke masyarakat. Namun untuk syukuran di Anniversary ke 31 tahun ini MAJ berbagi dilakukan di hari Kamis, Jum’at dan Sabtu karena yang harus dibagi jauh lebih banyak dari biasanya. Untuk proses distribusi ini MAJ bekerjasama dengan berbagai komunitas seperti ACT (AKsi Cepat Tanggap), Darul Qur'an, Penjelajah Cafe Medan, Mentoring Beasiswa, Pema Usu dan Blogger Sumut. 

Sangat Menginspirasi

Sebagai pemilik usaha kuliner beda jalur, Saya kagum dan banyak belajar dari apa yang dilakukan MAJ Haji Mahmud selama 31 tahun ini. Jika ada kesempatan ingin rasanya bertemu langsung mendengar pengalaman real seorang Haji Mahmud dalam merintis dan membesarkan usaha ini.
Sebagai pengagum yang tak sekedar  berlangganan, tapi juga ngelmu  diam diam dengan melihat dan membaca perjalanannya, harapan saya bisnis ini akan terus berkembang semaksimalnya menjadi the best Wisata Kuliner Medan, tetap diminati masyarakat dan berkelimpahan berkah. Amin.

Ada gula dikerubungi semut
Gula disimpan di samping lada.
Sudah 31 tahun Mie Ayam Jamur Haji Mahmud
Sukses dan tetap jadi legenda..

Selamat Ulang Tahun!



45 komentar:

  1. Semangat buk, jaya terus... Tetep jadi dosen yang inspiratif buat kami����

    BalasHapus
  2. Sedap ah ada pantun

    Ada semut jalan beriring
    Cuci baju dirumah desi
    Mi ayam Mahmud ultah makin sering
    Cukup sekian dan terimakasih

    Eaakj

    BalasHapus
  3. Ini dosen ku dosen kalian mana? Mhehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. hadeuh.. kosma hits... tqu sudah mampir zandriii

      Hapus
  4. gabisa agak dibayari adeknya ini makan di MAJ kak e? memang mie ayam jamur ini luarbiasa melegendanya yakan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa dek LR... ke tim marketingnya nanti kita ajukan proposal hhahaa

      Hapus
  5. ahirnya saya tau sejarah mie gacuma pandai makan aja, makasi ser :)

    BalasHapus
  6. Gara" baca ini jadi pengen bawaannya ya

    Good pakk

    BalasHapus
  7. Aehhh, makanannya jd pengen disantap aja euyy hehe

    BalasHapus
  8. malam malam lihat beginian, pengen langsung cap cus beli.. Bikin ngilerr

    BalasHapus
  9. setuju...MAJ memang sangat melegenda dan rasanya juga enak👍

    BalasHapus
  10. Aku suka mie ayam baksonya + sate kerang. Maknyus hehe

    BalasHapus
  11. Suka banget sama pantunnya. Aku balas ah...

    Ada semut memakan gula
    Diusir pakai kain biar tak bertambah
    Mie Mahmud ultah mengadakan lomba
    Aku yakin, kak siska yang juara.

    Maksa banget ga sih itu pantun. Hahaha


    Tapi Mie Mahmud ini emang lezatos banget. Buat nagih

    BalasHapus
  12. wakakakaka.... segan sama doanya.. berharap itu diijabah amin heheh tqu alfiiii

    BalasHapus
  13. Keren blognya
    Sangat2 bermanfaatnya blognya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima Kasih banyak yaaa sudah mampir.. ditunggu cerita lain nya yaa

      Hapus
  14. tambah tau+tambah laper jadi nyaa😁😁

    BalasHapus
  15. Setuju.. Tiap ke medan inget langsung mie ayam ini.. Penggemar mie ayam sih.. Thanks ulasannya Owner Mumu butikue cantik

    BalasHapus
  16. Hai Kakak cantik kapan Kita makan mie ayam bareng disini hasek hahah

    BalasHapus
  17. Sangat" bermanfaat menmbah wawasn pengetahuan umum ^^ + penasaran jadi pengen kesana + jadi laper

    BalasHapus
  18. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  19. mie ayam jamur specialnya paling top nih

    BalasHapus
  20. Semoga semakin eksis dan selalu bertahan Mie Ayam Jamur Haji MAHMUD, apalagi setiap anniversary selalu ada makanan yang dibagikan, semoga berkah ♥

    BalasHapus
  21. Aduuhh kl yg ahli masak aja blg enak berarti betulan enaklah tuh...mantul Kakak... ♡♡

    BalasHapus
  22. Nengok fotonya jadi ngiler, makanannya memang sudah melegenda ya.

    BalasHapus
  23. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  24. Artikelnya Bagus banget kak, ceritanya mengalir jadi terbawa suasa jadi laper ni kak hehehe.

    BalasHapus
  25. Artikelnya Bagus banget kak, ceritanya mengalir jadi terbawa suasa jadi laper ni kak hehehe.

    BalasHapus
  26. Gara-gara baca Mie Ayam Mahmud, jadi pengen singgah di sini kak.

    BalasHapus